TANGGAL
26 May 2017
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
pmb onlinePaJaLePortal Multimediabmkg
WEBMAIL
AGENDA
  • [01-10-2016 - 01-10-2016] Konsinyasi BMN
  • [05-10-2016 - 05-10-2016] Sosialisasi Pelayanan Publik STPP Bogor
  • [06-10-2016 - 07-10-2016] Final Lomba Website Lingkup BPPSDMP
SOCIAL MEDIA


RADIO ONLINE
Get the Flash Player to hear this stream.

SASARAN / PROGRAM KERJA STPP BOGOR


Merujuk pada visi dan misi 2014, kegiatan STPP Bogor diarahkan pada sasaran yang ingin dicapai sebagai berikut:

  1. Terbentuknya pendidikan tinggi profesi penyuluhan pertanian. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan revitalisasi kelembagaan STPP Bogor melalui program utama, yaitu: a) mempersiapkan pembukaan program magister profesional penyuluhan pertanian; b) mengajukan pembukaan program magister profesional penyuluhan pertanian; c) membuka program magister profesional penyuluhan pertanian.
  2. Tercapainya akreditasi A untuk program studi penyuluhan pertanian dan penyuluhan peternakan. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan revitalisasi program studi melalui program utama, yaitu: a) mempersiapkan materi akreditasi program studi penyuluhan prtanian dan penyuluhan peternakan; b) mengajukan akreditasi program studi kepada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
  3. Tersertifikasinya penyuluh pertanian. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan mengacu pada SKKNI Sub Sektor Pertanian Bidang Penyuluh Pertanian dan Pedoman yang menyertainya melalui program utama, yaitu: a) mempersiapkan asesor dan tempat uji kompetensi; b) melaksanakan ujian sertifikasi.
  4. Dihasilkannya lulusan diploma IV penyuluhan pertanian yang profesional dan berwawasan agribisnis di tingkat global. Untuk mencapai sasaran ini dilakukan dengan tiga arah kebijakan yaitu tahap persiapan (kurikulum), rekrutmen mahasiswa, dan proses pembelajaran yang memuat materi berwawasan global dan sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan melalui program utama, yaitu: a) mengembangkan kurikulum berbasis kompetensi dan berwawasan global; b) terlaksananya seleksi penerimaan mahasiswa baru yg baku; c) terlaksananya proses pembelajaran yg terstruktur, teratur dan berkesinambungan; d) terlaksananya pendidikan yang mengacu pada prinsip TQM dalam upaya mencapai ISO 9000.
  5. Meningkatnya mutu, jumlah dan ragam topik penelitian/pengkajian. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan terlaksananya penelitian/pengkajian yang mengacu kepada grand design penelitian/pengkajian melalui program utama, yaitu:  a) membuat grand design penelitian/pengkajian; b) melaksanakan penelitian/pengkajian yang berwawasan global.
  6. Meningkatnya mutu jurnal penyuluhan pertanian. Kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan terakreditasinya jurnal penyuluhan pertanian di Depdiknas dan LIPI  melalui program mengajukan akreditasi jurnal penyuluhan pertanian ke Depdiknas dan LIPI.
  7. Meningkatnya perilaku petani mitra yang berwawasan agribisnis. Kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan pembinaan yang berkesinambungan bagi petani mitra STPP Bogor melalui program: a) membuat grand design kegiatan pengabdian masyarakat; b) melaksanakan pelatihan agribisnis bagi petani mitra; c) melaksanakan pembinaan pada petani mitra secara berkesinambungan; d) melaksanakan bimbingan agribisnis kepada petani mitra.
  8. Terlatihnya pejabat fungsional RIHP. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan terlaksananya diklat bagi pejabat RIHP melalui program fasilitasi pelaksanakan diklat dasar terampil/ahli atau diklat alih kelompok bagi pejabat RIHP.
  9. Meningkatnya jenjang pendidikan tenaga pendidik yang berkualifikasi S3 dan S2. Arah kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan melaksanakan tugas belajar tenaga pendidik pada jenjang S2/S3 melalui program utama, yaitu: memfasilitasi tugas belajar dan memfasilitasi izin belajar.
  10. Meningkatnya mutu tenaga kependidikan sesuai dengan kualifikasi jabatan. Untuk mencapai sasaran ini dilakukan dengan tiga arah kebijakan, yaitu: a) terlaksananya pelatihan bagi tenaga pendidik sesuai keahlian; b) terlaksananya pelatihan bagi tenaga kependidikan sesuai dengan jabatan; c) rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kualifikasi baik (qualified person). d) Strategi untuk mencapai terlaksananya pelatihan bagi tenaga pendidik sesuai keahlian adalah dengan memfasilitasi pelatihan bagi tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan lembaga.  Strategi untuk mencapai terlaksananya pelatihan bagi tenaga kependidikan sesuai dengan jabatan adalah dengan memfasilitasi pelatihan bagi tenaga  kependidikan sesuai dengan tututan mata kuliah dan arah pengembangan kelembagaan.  Strategi untuk mencapai rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kualifikasi baik (qualified person) adalah dengan rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan berkualifikasi baik (qualified person).
  11. Meningkatnya kerjasama dengan lembaga/pihak lain baik dalam negeri, regional dan internasional. Kebijakan untuk mencapai sasaran ini adalah dengan terfasilitasinya kerjasama dengan lembaga lain melalui program: a) mengadakan kerjasama operasional dalam pemanfaatan sarana dan prasarana pendidikan; b) merintis kerjasama regional bidang pendidikan melalui program memfasilitasi program magang regional bagi tenaga pendidik dan kependidikan; c) memfasilitasi program magang Internasional  bagi tenaga pendidik dan kependidikan; d) melaksanakan penelitian/pengkajian bersama dengan lembaga lain, baik di dalam negeri, regional ASEAN dan internasional; e) melaksanakan pengabdian masyarakat bersama dengan lembaga lain, baik di dalam negeri, regional ASEAN dan internasional.