SIM BPPSDMP

WEBMAIL

AGENDA

  • 13 s.d 17/10/2014 : UTS Mahasiswa Aljeng
  • 21 s.d 23/10/2014 : Penilaian 10 Besar Lomba Web
  • 22 s.d 23/10/2014 : Rapim B
  • 27 s.d 31/10/2014 : UTS Mahasiswa Reguler
  • 17/08/2014 : Upacara HKN bersama Kabadan BPPSDMP

BANNER

Penerimaan Mahasiswa BaruPortal Multimediabmkge-Petanicyber_extensionWilayah Bebas Korupsi

RADIO ONLINE

Get the Flash Player to hear this stream.

LOKASI STPP BOGOR

Agroeduwisata : “Lahan Praktek”

Tanggal : 30/06/2011, dibaca 590 kali.

Agroeduwisata di lahan praktek sekolah atau kampus menjadi model untuk meningkatkan pemeliharaan serta pengelolaan lahan mejadi bernilai bisnis dan pendidikan, terlebih jika pengelolaanya yang kreatif dan inovatif.
Prospek agroeduwisata lahan praktek
Selama ini lahan praktek hanya dijadikan sebagai tempat praktek kompetensi siswa-siswi saja. Bagaimana kalau lahan praktek yang dimiliki menjadi sebuah wahana pendidikan dan wisata yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas?
Beberapa tempat yang bisa dijadikan contoh al gifari forest community Indonesia mengembangkan Ecological Agroecotourism yang bergerak dalam konservasi kawasan hutan. Universitas Gajah Mada memanfaatkan lahan untuk petani untuk agrowisata kebun strawberry.
Salah satu potensi besar adalah lahan praktek siswa/mahasiswa pertanian yang ada sekarang ini seperti STPP Bogor. STPP Bogor terletak di wilayah Bogor yang terkenal dengan daerah wisata sudah tidak asing lagi bagi para penikmat alam, kuliner dan tempat – tempat wisata juga seringkali menjadi tempat untuk memanfaatkan masa liburan atau wisata.
Selain lokasi wisata, bogor juga merupakan kota pendidikan yang sudah sangat dikenal karena sekolah atau kampus-kampusnya yang berkualitas, bersaing dan maju.
 Lahan praktek yang dimiliki cukup komplit untuk dipadukan dalam program agroeduwisata yaitu : Lahan praktek perkebunan dengan luas ± 2 hektar dengan berbagai macam tumbuhan dan tanaman yang sudah memiliki nilai historis dan tempat refresing yang sangat menyenangkan. Lahan praktek kebun buah-buahan dengan luas ± 1 hektar dengan beranekaragam buah-buahan bisa dijadikan taman buah yang sangat representative untuk mengenal sembari menikmati kesegaran taman buah-buahan. Lahan praktek pertanian terdiri dari sawah yang bisa dijadikan sarana pendidikan dan wisata bagi pengunjung untuk mengenal proses pertanian.
Daya tarik kawasan ini sebagai agroeduwisata juga didukung oleh beberapa faktor yaitu:

  • Kondisi prasarana dan prasarana yang telah tersedia. Lokasi terjangkau ke lokasi agroeduwisata, dan tempat penginapan. 
  • Kondisi sosial-budaya yang menjadi daya tarik antara lain adanya beberapa kesenian tradisional dan tradisi-tradisi budaya lainnya.  
  • Wilayah desa dekat dengan daerah wisata puncak dan tempat wisata lain yang sudah terkenal.
  • Kelembagaan kelompok tani telah bekerja sama dengan lembaga STPP Jurusan Penyuluhan Pertanian dan Peternakan Bogor.

Kondisi untuk mengembangkan agroeduwisata yang berhasil
Untuk mengembangkan kawasan agroeduwisata memerlukan kondisi yang mendukung semua unsur dalam agroeduwisata, lahan pertanian, sarana pendidikan dan kawasan wisata/arena hiburan keluarga yang bisa menarik semua kalangan.

Beberapa permasalahan yang perlu dibenahi
Berdasarkan prospek dan kodisi yang dituntut untuk pengembangan agroeduwisata yang memadai, maka dari hasil pengamatan penulis meliputi :

  • Investasi yang cukup besar.
  • Pembenahan dan penataan lahan/kawasan untuk dijadikan kawasan Agroeduwisata.
  • Promosi dilaksanakan secara optimal. 
  • Kemampuan sumberdaya manusia untuk mengelola agroeduwisata.
  • Kelembagaan yang mengelola secara khusus agroeduwisata.
  • SDM Pengelola Agroeduwisata yang handal.
     

Bagaimanakah upaya pemecahan masalah?
  Untuk mempercepat pengembagan ini diperlukan pemecahan masalah yang masih dihadapi. Upaya ini memerlukan partisipasi dari berbagai pihak muali dari internal lembaga, pemerintahan, yang terkait antara lain Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata. Kementerian/Dinas Pertanian berperan dalam fasilitasi pembinaan sumberdaya manusia dan kelembagaan. Untuk Dinas Pariwisata berperan dalam penyiapan fasilitas yang berkaitan dengan promosi, dan pembinaan pariwisata. Peran swasta meliputi penyediaan dana dan pengeloaan travel. 
Pada intinya bahwa untuk menjadikan lahan praktek produktif bukan saja dimanfaatkan untuk bahan latihan atau tugas belajar siswa/mahasiswa saja. Potensi yang besar dari lahan praktek bisa bernilai bisnis yang sangat menjanjikan juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sehingga ketertarikan masyarakat terhadap alam seperti Pertanian, Perkebunan, Peternakan bisa menjadi jalan untuk tetap melahirkan SDM Pertanian yang unggul.

@oat.2981

 



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar
                

Komentar :


   Kembali ke Atas