TANGGAL
22 July 2017
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
pmb onlinePaJaLePortal Multimediabmkg
WEBMAIL
AGENDA
  • [01-10-2016 - 01-10-2016] Konsinyasi BMN
  • [05-10-2016 - 05-10-2016] Sosialisasi Pelayanan Publik STPP Bogor
  • [06-10-2016 - 07-10-2016] Final Lomba Website Lingkup BPPSDMP
  • [04-01-2017 - 05-01-2017] Rakernas Pembangunan Pertanian 2017
  • [06-01-2017 - 06-01-2017] Koordinasi Tim Supervisi dan Pendampingan UPSUS
  • [10-01-2017 - 10-01-2017] Rapat Fasilitas Senat STPP Bogor
  • [10-01-2017 - 13-01-2017] Supervisi Pajale dan Siwab
  • [10-01-2017 - 13-01-2017] Supervisi Pajale dan Siwab
  • [17-01-2017 - 17-01-2017] Rapim BBPSDMP
  • [18-01-2017 - 19-01-2017] Koordinasi Pelaksanaan Supervisi
  • [20-01-2017 - 21-01-2017] Mengikuti Kunjungan Mentan
  • [25-01-2017 - 27-01-2017] Koordinasi Kegiatan Pendidikan Tinggi 2017
  • [30-01-2017 - 30-11--0001] Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya
  • [31-01-2017 - 31-01-2017] Workshop Kom. Publik & Transformasi Kelembagaan
  • [01-02-2017 - 01-02-2017] Rapim B
  • [02-02-2017 - 02-02-2017] Rapat Pajale
  • [03-02-2017 - 04-02-2017] Koordinasi UPSUS PAJALE
  • [06-02-2017 - 06-02-2017] Serah Terima Ketua Jurusan Penyuluhan Peternakan
  • [07-02-2017 - 10-02-2017] Supervisi Pajale dan Siwab
  • [10-02-2017 - 11-02-2017] Penyusunan Rencana Pembelajaran
  • [14-02-2017 - 14-02-2017] Koordinasi Pendidikan di BPPSDMP
  • [16-02-2017 - 16-02-2017] Penyusunan Standar Biaya Keluaran
  • [17-02-2017 - 18-02-2017] RAPIM BPPSDMP
  • [10-02-2017 - 10-02-2017] Rapat Fasilitas Senat STPP Bogor
  • [21-02-2017 - 30-11--0001] Monitoring Kegiatan
  • [22-02-2017 - 22-02-2017] Konsolidasi UPSUS Provinsi Jawa Barat
  • [23-02-2017 - 24-02-2017] Panen dengan Bupati Ciamis
  • [25-02-2017 - 26-02-2017] Koordinasi dengan Makodam III Siliwangi
  • [27-02-2017 - 28-02-2017] Rapat UPSUS SIWAB
  • [01-03-2017 - 01-03-2017] Undangan FGD
  • [02-03-2017 - 02-03-2017] Pelatihan dan Pertemuan 3 Pos Daya
  • [03-03-2017 - 05-03-2017] Rapat Koordinasi Program Pendampingan
  • [06-03-2017 - 06-03-2017] Rapat Teknis Pelibatan Taruna STPP
  • [07-03-2017 - 10-03-2017] Koordinasi Ke Dinas Tanaman Pangan
  • [11-03-2017 - 13-03-2017] Rapat Kerja Perhiptani
  • [14-03-2017 - 14-03-2017] Pisah Sambut Kepala Balai Pelatihan Keswan
  • [17-03-2017 - 17-03-2017] Tindak lanjut Rapat Kerja Perhiptani
  • [21-03-2017 - 22-03-2017] Audiensi Transformasi Pendidikan
  • [23-03-2017 - 23-03-2017] Rapat Persiapan Seminar
  • [29-03-2017 - 31-03-2017] Koordinasi Luas Tambah Tanam
  • [01-04-2017 - 01-04-2017] Training Of Master UPSUS
  • [03-04-2017 - 05-04-2017] Forum UPT
  • [06-04-2017 - 30-11--0001] Pembukaan Sekolah lapang
  • [07-04-2017 - 07-04-2017] Koordinasi dengan Ditjen
  • [10-04-2017 - 10-04-2017] Persiapan Rencana Seminar Perhiptani
  • [11-04-2017 - 12-04-2017] Konsolidasi UPSUS Provinsi Jawa Barat
  • [13-04-2017 - 14-04-2017] Kegiatan Pendampingan Mahasiswa
  • [17-04-2017 - 17-04-2017] Training Of Trainer
  • [18-04-2017 - 18-04-2017] Seminar Penyuluh Pertanian
  • [19-04-2017 - 20-04-2017] Bimtek
  • [21-04-2017 - 21-04-2017] Rapat Persiapan Pembukaan Penas
  • [25-04-2017 - 25-04-2017] Pembukaan Bimtek
  • [26-04-2017 - 26-04-2017] Rapat Persiapan Penas Aceh
  • [27-04-2017 - 27-04-2017] Koordinasi dengan Sesba
  • [28-04-2017 - 28-04-2017] Koordinasi dengan Biro OK
  • [02-05-2017 - 03-05-2017] Rapat Koordinasi UPSUS Pajale
  • [04-05-2017 - 08-05-2017] PENAS ACEH
  • [09-05-2017 - 11-05-2017] Koordinasi Kerjasama Pendidikan
  • [12-05-2017 - 12-05-2017] Rapat Senat
  • [15-05-2017 - 17-05-2017] Workshop PD DIKTI
  • [18-05-2017 - 18-05-2017] Seminar Perhiptani
  • [21-05-2017 - 23-05-2017] Bimtek Dosen dan Pengelola Vokasi
  • [19-05-2017 - 19-05-2017] Konsultasi Pendidikan
  • [23-05-2017 - 26-05-2017] Supervisi KIPA dan Monev
  • [29-05-2017 - 29-05-2017] Rapat MoU
  • [30-06-2017 - 30-06-2017] Rapat Musrengbantan
  • [01-06-2017 - 01-06-2017] UPACARA HARI PANCASILA
  • [02-06-2017 - 02-06-2017] Pertemuan dengan Menteri
  • [05-06-2017 - 05-06-2017] Penyerahan OINI WTP
  • [06-06-2017 - 06-06-2017] International Workshop
  • [12-06-2017 - 12-06-2017] Nomenklatur
  • [13-05-2017 - 13-06-2017] Rapim B
  • [14-06-2017 - 14-06-2017] Konsolidasi UPSUS PAJALE Jawa Barat
  • [15-06-2017 - 15-06-2017] Monitoring Kampus Jurluhnak
  • [19-06-2017 - 19-06-2017] Kordinasi MoU dengan Kemen PUPR
  • [21-06-2017 - 21-06-2017] UPACARA HARI KRIDA PERTANIAN
  • [03-07-2017 - 30-11--0001] Halal bi Halal
  • [04-07-2017 - 04-07-2017] Halal bi Halal dan Rapat di jakarta
  • [07-07-2017 - 07-07-2017] Rapim BBPSDMP
SOCIAL MEDIA


RADIO ONLINE
Get the Flash Player to hear this stream.

Agroeduwisata : “Lahan Praktek”

Tanggal : 30/06/2011, dibaca 1293 kali.

Agroeduwisata di lahan praktek sekolah atau kampus menjadi model untuk meningkatkan pemeliharaan serta pengelolaan lahan mejadi bernilai bisnis dan pendidikan, terlebih jika pengelolaanya yang kreatif dan inovatif.
Prospek agroeduwisata lahan praktek
Selama ini lahan praktek hanya dijadikan sebagai tempat praktek kompetensi siswa-siswi saja. Bagaimana kalau lahan praktek yang dimiliki menjadi sebuah wahana pendidikan dan wisata yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas?
Beberapa tempat yang bisa dijadikan contoh al gifari forest community Indonesia mengembangkan Ecological Agroecotourism yang bergerak dalam konservasi kawasan hutan. Universitas Gajah Mada memanfaatkan lahan untuk petani untuk agrowisata kebun strawberry.
Salah satu potensi besar adalah lahan praktek siswa/mahasiswa pertanian yang ada sekarang ini seperti STPP Bogor. STPP Bogor terletak di wilayah Bogor yang terkenal dengan daerah wisata sudah tidak asing lagi bagi para penikmat alam, kuliner dan tempat – tempat wisata juga seringkali menjadi tempat untuk memanfaatkan masa liburan atau wisata.
Selain lokasi wisata, bogor juga merupakan kota pendidikan yang sudah sangat dikenal karena sekolah atau kampus-kampusnya yang berkualitas, bersaing dan maju.
 Lahan praktek yang dimiliki cukup komplit untuk dipadukan dalam program agroeduwisata yaitu : Lahan praktek perkebunan dengan luas ± 2 hektar dengan berbagai macam tumbuhan dan tanaman yang sudah memiliki nilai historis dan tempat refresing yang sangat menyenangkan. Lahan praktek kebun buah-buahan dengan luas ± 1 hektar dengan beranekaragam buah-buahan bisa dijadikan taman buah yang sangat representative untuk mengenal sembari menikmati kesegaran taman buah-buahan. Lahan praktek pertanian terdiri dari sawah yang bisa dijadikan sarana pendidikan dan wisata bagi pengunjung untuk mengenal proses pertanian.
Daya tarik kawasan ini sebagai agroeduwisata juga didukung oleh beberapa faktor yaitu:

  • Kondisi prasarana dan prasarana yang telah tersedia. Lokasi terjangkau ke lokasi agroeduwisata, dan tempat penginapan. 
  • Kondisi sosial-budaya yang menjadi daya tarik antara lain adanya beberapa kesenian tradisional dan tradisi-tradisi budaya lainnya.  
  • Wilayah desa dekat dengan daerah wisata puncak dan tempat wisata lain yang sudah terkenal.
  • Kelembagaan kelompok tani telah bekerja sama dengan lembaga STPP Jurusan Penyuluhan Pertanian dan Peternakan Bogor.

Kondisi untuk mengembangkan agroeduwisata yang berhasil
Untuk mengembangkan kawasan agroeduwisata memerlukan kondisi yang mendukung semua unsur dalam agroeduwisata, lahan pertanian, sarana pendidikan dan kawasan wisata/arena hiburan keluarga yang bisa menarik semua kalangan.

Beberapa permasalahan yang perlu dibenahi
Berdasarkan prospek dan kodisi yang dituntut untuk pengembangan agroeduwisata yang memadai, maka dari hasil pengamatan penulis meliputi :

  • Investasi yang cukup besar.
  • Pembenahan dan penataan lahan/kawasan untuk dijadikan kawasan Agroeduwisata.
  • Promosi dilaksanakan secara optimal. 
  • Kemampuan sumberdaya manusia untuk mengelola agroeduwisata.
  • Kelembagaan yang mengelola secara khusus agroeduwisata.
  • SDM Pengelola Agroeduwisata yang handal.
     

Bagaimanakah upaya pemecahan masalah?
  Untuk mempercepat pengembagan ini diperlukan pemecahan masalah yang masih dihadapi. Upaya ini memerlukan partisipasi dari berbagai pihak muali dari internal lembaga, pemerintahan, yang terkait antara lain Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata. Kementerian/Dinas Pertanian berperan dalam fasilitasi pembinaan sumberdaya manusia dan kelembagaan. Untuk Dinas Pariwisata berperan dalam penyiapan fasilitas yang berkaitan dengan promosi, dan pembinaan pariwisata. Peran swasta meliputi penyediaan dana dan pengeloaan travel. 
Pada intinya bahwa untuk menjadikan lahan praktek produktif bukan saja dimanfaatkan untuk bahan latihan atau tugas belajar siswa/mahasiswa saja. Potensi yang besar dari lahan praktek bisa bernilai bisnis yang sangat menjanjikan juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sehingga ketertarikan masyarakat terhadap alam seperti Pertanian, Perkebunan, Peternakan bisa menjadi jalan untuk tetap melahirkan SDM Pertanian yang unggul.

@oat.2981

 



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : MichaelTub -  [dacsimms@emailme.men]  Tanggal : 07/07/2017
wh0cd764273 <a href=http://vermox.systems/>vermox</a> <a href=http://cytotec.fail/>cytotec</a> <a href=http://tadacip.tools/>additional info</a> <a href=http://levlen.world/>levlen</a>


   Kembali ke Atas